-->

Ketua Umum PPWI Tekankan Pentingnya Integritas Moral Pemimpin, Singgung Perlunya Penuntasan Dugaan Kasus yang Menjadi Sorotan Publik

REDAKSI


Jakarta
 – Tokoh pers nasional yang juga Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, menegaskan bahwa integritas moral merupakan syarat mendasar bagi setiap pemimpin yang memegang amanah publik. Menurutnya, masyarakat berhak memperoleh kepastian hukum atas setiap perkara yang menjadi perhatian publik, terutama apabila berkaitan dengan figur pejabat atau tokoh politik.

Pernyataan tersebut disampaikan Wilson menanggapi kembali mencuatnya pemberitaan mengenai dugaan perkara masa lalu yang dikaitkan dengan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. Wilson menekankan bahwa setiap informasi yang menjadi perhatian masyarakat perlu ditangani melalui proses hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kepercayaan masyarakat terhadap pemimpin tidak hanya dibangun melalui keberhasilan menjalankan program pemerintahan, tetapi juga melalui integritas pribadi dan keteladanan moral," ujar Wilson dalam pernyataan tertulisnya, Senin (13/7/2026).

Menurut Wilson, apabila terdapat laporan atau dugaan pelanggaran hukum yang belum memperoleh kepastian penyelesaian, aparat penegak hukum perlu memberikan penjelasan dan menanganinya secara terbuka agar tidak terus menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Ia menilai bahwa negara memiliki tanggung jawab untuk menjamin perlindungan hukum bagi setiap warga negara sekaligus memastikan proses penegakan hukum berjalan tanpa diskriminasi.

Dalam pandangannya, persoalan yang menyangkut harkat dan martabat manusia tidak boleh dipandang semata-mata sebagai urusan pribadi, melainkan juga sebagai bagian dari tanggung jawab negara dalam memberikan rasa keadilan kepada masyarakat.

Wilson kemudian mengaitkan pandangannya dengan konsep kontrak sosial yang dikemukakan filsuf Jean-Jacques Rousseau. Menurutnya, legitimasi kekuasaan berasal dari mandat rakyat sehingga setiap penyelenggara negara dituntut menjaga kepercayaan publik melalui perilaku yang berintegritas dan menghormati nilai-nilai kemanusiaan.

Ia juga menyinggung pemikiran Plato mengenai pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan kebijaksanaan dan moralitas. Menurut Wilson, seorang pemimpin ideal bukan hanya mampu menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga menjadi teladan dalam sikap, etika, dan tanggung jawab kepada masyarakat.

Wilson menambahkan bahwa nilai-nilai tersebut sejalan dengan Pancasila, khususnya sila kedua tentang Kemanusiaan yang Adil dan Beradab serta sila keempat yang menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan insan pers untuk terus mengawal penegakan hukum secara objektif, menghormati asas praduga tak bersalah, serta memastikan setiap laporan yang menjadi perhatian publik ditangani secara profesional sesuai peraturan perundang-undangan.

"Bagi saya, persoalan ini bukan sekadar menyangkut individu tertentu, tetapi menjadi pengingat bahwa bangsa ini membutuhkan pemimpin yang memiliki integritas, akhlak, dan komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Kepercayaan publik hanya dapat dijaga apabila hukum ditegakkan secara adil dan setiap pemimpin mampu menjadi teladan bagi masyarakat," ujar Wilson.(Red)

Komentar Anda

Terima kasih telah berkunjung ke PPWInews.com. Silahkan berkomentar dengan sopan. Terimakasih.

Berita Terkini