-->

TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Aramco di Trumon, Akses Penghubung Aceh Selatan–Aceh Singkil.

Penerangan Kodim 0118/Subulussalam author photo

  


PPWINEWS.COM, ACEH SELATAN
 – Semangat gotong royong antara prajurit TNI Angkatan Darat dan masyarakat kembali menjadi kekuatan utama dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman. Kebersamaan itu tampak nyata dalam proses pembangunan Jembatan Aramco yang berada di titik Suak Lele, kawasan pemukiman Buluh Seuma, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (2/5/2026).


Sejak pagi hari, personel TNI bersama warga telah berada di lokasi untuk melanjutkan tahapan pekerjaan. Di tengah medan yang cukup berat, kondisi jalan yang terbatas, serta cuaca panas yang menyengat, semangat kebersamaan tidak sedikit pun surut. Dengan penuh antusias, mereka bahu membahu mengangkut material bangunan, menyiapkan adukan semen, hingga melaksanakan pengecoran lantai jembatan secara manual. Suasana penuh kekompakan terlihat jelas di setiap sudut lokasi pembangunan.



Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wujud kerja fisik semata, namun juga mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kolaborasi yang terjalin menunjukkan bahwa pembangunan di daerah terpencil akan lebih cepat terwujud apabila didukung semangat kebersamaan, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat.


Pembangunan Jembatan Aramco merupakan salah satu proyek strategis yang sangat dinantikan oleh warga. Selama ini, masyarakat di kawasan Buluh Seuma dan sekitarnya menghadapi kendala akses transportasi, terutama saat musim hujan ketika kondisi jalur menjadi licin, berlumpur, dan sulit dilalui. Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu memberikan kemudahan akses yang lebih aman, cepat, dan lancar bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan ini juga memiliki peran penting dalam mendukung roda perekonomian masyarakat setempat. Sebagian besar warga di wilayah tersebut menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perkebunan. Selama ini, distribusi hasil produksi kerap terkendala oleh terbatasnya sarana penghubung. Dengan hadirnya Jembatan Aramco, proses pengangkutan hasil pertanian, perkebunan, maupun kebutuhan pokok diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.


Lebih dari itu, pembangunan jembatan ini juga akan membuka konektivitas antarwilayah, khususnya jalur penghubung antara Kabupaten Aceh Selatan dengan Kabupaten Aceh Singkil melalui kawasan Buluh Seuma. Kehadiran infrastruktur tersebut diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi, sosial, serta memperluas akses pelayanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat di kedua wilayah.


Ws Pasiops Kodim 0107/Aceh Selatan, Kapten Inf Faisal Kurniawan, menyampaikan bahwa progres pembangunan Jembatan Aramco saat ini telah mencapai sekitar 85 persen. Ia optimistis pekerjaan dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat apabila semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat terus terpelihara.


“Alhamdulillah, hingga saat ini pembangunan berjalan dengan baik. Kekompakan antara personel TNI dan masyarakat menjadi kunci utama percepatan pekerjaan. Kami terus mengoptimalkan seluruh tahapan agar jembatan ini segera rampung dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.


Kapten Faisal menjelaskan, keterlibatan TNI Angkatan Darat dalam pembangunan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam hal keterbatasan akses transportasi. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang memadai sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial, dan pemerataan pembangunan di daerah-daerah terpencil.


Ia juga menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme warga yang secara sukarela turut terlibat dalam setiap tahapan pembangunan. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi energi besar yang sangat membantu percepatan penyelesaian pekerjaan di lapangan.


“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat. Tanpa dukungan mereka, pekerjaan ini tentu tidak akan berjalan secepat ini. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam pemerataan pembangunan hingga ke pelosok negeri,” tambahnya.


Suasana penuh keakraban dan solidaritas tampak mewarnai kegiatan tersebut. Warga dari berbagai kalangan, baik dari Buluh Seuma, Kabupaten Aceh Selatan, maupun dari Kecamatan Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil, turut hadir dan berpartisipasi aktif. Kehadiran mereka menunjukkan tingginya rasa kepedulian bersama terhadap kemajuan daerah serta kesadaran bahwa pembangunan infrastruktur merupakan kebutuhan bersama yang manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang.


Dengan progres pekerjaan yang kini hampir rampung, Jembatan Aramco di Suak Lele diharapkan dalam waktu dekat dapat segera difungsikan. Kehadirannya kelak tidak hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol kuat sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun negeri dari wilayah-wilayah terdepan dan terpencil. Infrastruktur ini diharapkan mampu membuka peluang baru, memperkuat konektivitas, serta menghadirkan harapan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Aceh Selatan dan Aceh Singkil.

Komentar Anda

Terima kasih telah berkunjung ke PPWInews.com. Silahkan berkomentar dengan sopan. Terimakasih.

Berita Terkini