PPWINEWS.COM, BANDAR LAMPUNG-- Di tengah kesenjangan akses pendidikan yang masih mencolok di berbagai daerah, langkah berani datang dari Bandar Lampung. Wali Kota Eva Dwiana meresmikan pendirian SMA SIGER (Sekolah Integrasi Gratis Eva-Rakyat), sebuah lembaga pendidikan menengah yang didedikasikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Inilah bentuk keberpihakan. SMA SIGER bukan untuk menyaingi sekolah lain, tapi agar tidak ada anak di kota ini yang berhenti sekolah karena tak punya uang,” tegas Eva Dwiana, akrab disapa Bunda Eva, saat memberikan keterangan pers, Selasa, 15 Juli 2025.
Sekolah ini menggratiskan biaya pendidikan, menyediakan seragam, buku, hingga program pengembangan karakter. Pembangunannya pun dilakukan dengan semangat gotong royong bersama warga dan didukung penuh Pemerintah Kota.
Langkah tersebut mendapat sambutan luas. Salah satu tokoh nasional yang menyampaikan apresiasinya adalah Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., M.A., yang juga alumni PPRA-48 Lemhannas RI.
“Mendirikan SMA SIGER adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjawab ketimpangan pendidikan. Kami di PPWI menyebut ini sebagai gerakan moral nasional,” ujar Wilson kepada awak media, Selasa (15/7).
Wilson, yang dikenal sebagai pegiat literasi dan advokat pendidikan untuk rakyat, menilai bahwa inisiatif Eva Dwiana sejalan dengan cita-cita konstitusi. “Langkah ini bukan hanya mencerdaskan, tetapi juga memanusiakan. PPWI akan ikut mengawal dan menyosialisasikan SMA SIGER hingga ke pelosok,” ujarnya.
Bagi Eva Dwiana, SMA SIGER bukan proyek sesaat, melainkan bagian dari visi jangka panjang untuk membangun sistem pendidikan yang adil dan inklusif. Ia menyatakan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan sekolah serupa di wilayah lain di Bandar Lampung.
Di tengah arus komersialisasi pendidikan, SMA SIGER hadir sebagai bukti bahwa negara, melalui pemimpin daerah, masih bisa berpihak pada rakyat. Dukungan dari figur nasional seperti Wilson Lalengke semakin menegaskan bahwa gerakan ini tak hanya lokal, tapi pantas menjadi inspirasi nasional. (TIM/Red)

Terima kasih telah berkunjung ke PPWInews.com. Silahkan berkomentar dengan sopan. Terimakasih.