-->

Kodim 0118 Subulussalam Bersama Distanbuntan Sosialisasikan Pencegahan PMK ke Warga

REDAKSI author photo

SUBULUSSALAM – Kodim 0118/Subulussalam menggelar Sosialisasi Pencegahan Penyakit Mulut Dan Kaki (PMK) bagi perwakilan warga tiap-tiap Desa SeKota Subulussalam. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendukung program Pemerintah terkait penanganan PMK pada hewan ternak.

Sosialisasi ini dibuka langsung oleh Komandan Kodim 0118/Subulussalam Letkol Inf Arianto Sunu Kuncoro bertempat di Aula Makodim 0118/Subulussalam Desa Kuta Tengah Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam, Aceh, Jumat (02/09/2022).

Kegiatan sosialisasi PMK merupakan kerjasama Kodim 0118/Subulussalam dengan Dinas Pertanian, perkebunan dan perikanan (Distanbunkan) Kota Subulussalam.

Dalam sambutannya, Dandim mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pencegahan dan penanganan PMK pada hewan ternak. Sehingga kepada warga perwakilan tiap-tiap Desa diharapkan mengerti dan mampu menyampaikan cara pencegahan PMK kepada masyarakat di desanya.

"Kita akan terus bersinergi dan kolaborasi dengan dinas terkait untuk pendataan, pengecekan guna mencegah penularan dan penyebaran PMK ternak agar tidak terjadi di Kota Subulussalam," jelasnya.

Sementara itu, Pemateri dari Peternakan Dinas Pertanian Perkebunan dan Perikanan Kota Subulussalam Drh. Siswoyo menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dandim 0118/Subulussalam yang telah melaksanakan sosialisasi PMK untuk warga tiap-tiap Desa Sekota Subulussalam.

Menurutnya, tujuan sosialisasi ini untuk memberikan informasi dan edukasi terkait bagaimana tanda klinis, penularan, pencegahan PMK. Serta Standar Operasional Prosedur (SOP) pemasukan dan pengeluaran hewan ternak selama masih terjadi wabah PMK.

"Semua harus berkoordinasi dengan instansi terkait dan lintas sektor, seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar pencegahan bisa berjalan dengan baik dan maksimal," ucapnya.

Lebih lanjut, ia berharap melalui sosialisasi ini, para warga dapat melakukan upaya pencegahan PMK dengan memberikan sosialisasi kepada peternak. Agar mereka mau meningkatkan kualitas pakan ternak, menghilangkan sumber infeksi dengan pemusnahan hewan terbatas maupun tertular, menghilangkan virus PMK dengan dekontaminasi kandang, peralatan, kendaraan atau bahan lainnya yang dapat menularkan penyakit.

"Kami akan terus berupaya melakukan pencegahan untuk mengantisipasi terjadinya penyakit mulut dan kuku (PMK), karena pencegahan lebih baik dari pada mengobati," pungkasnya.

Komentar Anda

Terima kasih telah berkunjung ke PPWInews.com. Silahkan berkomentar dengan sopan. Terimakasih.


Berita Terkini