Ketua PKS Riau : Fitnah Penggelembungan Suara di Mandau dan C1 Aspal Akan Dibawa Keranah Hukum

REDAKSI author photo
PPWINEWS, BENGKALIS --- Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Riau Hendry Munief menegaskan, PKS akan membawa tuduhan penggelembungan suara di Kecamatan Mandau dan penerbitan form C1 asli tapi palsu (aspal) ke ranah hukum.

"Kita sudah instruksikan kepada Tim Politik dan Hukum (Polhukam) PKS untuk membawa oknum yang melakukan fitnah ini ke ranah hukum. Demikian juga dengan penerbit C1 aspal. Kita akan fight. Sejak awal PKS menjadi kontestan Pemilu dengan jujur dan adil. Fitnah ini sangat melukai masyarakat simpatisan, kader, dan semua pendukung PKS. Kita selesaikan di meja hijau," ujarnya di Pekanbaru, Ahad (19/5).

Pernyataan yang sama disampaikan Anggota Tim Advokasi dan Polhukam PKS Muhammad Khairul.

"Semua bukti fitnah terhadap PKS telah kami kumpulkan. Dalam pekan depan kita akan melaporkan ini kepada pihak kepolisian," ungkap Khairul yang juga seorang Advokat ini.

Fitnah penggelembungan suara yang ditujukan kepada PKS Kecamatan Mandau berhembus kencang sejak penghitungan suara di tingkat PPK. Namun hal ini tidak terbukti setelah Petugas PPK membuka kotak suara dan melakukan penghitungan ulang.

"22 ribu lebih suara masyarakat Mandau riil untuk PKS. Tak layak fitnah ini mencederai masyarakat yang menitipkan suaranya kepada PKS. Karena itu kita akan menempuh jalur hukum," pungkas Hendry Munief. 

Ketika awak media menanyakan pihak mana saja yg telah memfitnah PKS Mandau tersebut, mereka menjawab akan dilakukan rilis dalam waktu dekat setelah somasi ini rampung tutupnya. (Andri asmara/Broto)
Komentar Anda

Terima kasih telah berkunjung ke PPWInews.com. Silahkan berkomentar dengan sopan. Terimakasih.

Berita Terkini