-->

Masyarakat Desa Keton Goro Lokasi Air Bersih

REDAKSI author photo

PPWI, LINGGA - Menindaklanjuti dari pemberitaan di media PPWINEWS.COM dengan judul, "Diduga Aksi Pembalakan Liar Marak di Desa Keton", Masyarakat Desa Keton Kecamatan Lingga Timur, langsung menanggapi dan melakukan gotong-royong di tempat sumber air bersih serta pemagaran lingkungan di areal lokasi yang diduga tempat penebangan kayu.

Masyarakat Desa Keton menganggap dampak dari penebangan kayu tersebut akan mengakibatkan pada sumber air bersih yang saat ini mereka gunakan untuk kebutuhan sehari-hari akan kotor dan sulit untuk dikonsumsi jika penebangan kayu tersebut tetap berjalan.

Oleh karena itu, masyarakat Desa Keton akan menghentikan siapa saja yang melakukan penebangan kayu di areal tempat air bersih itu, dengan mempertimbangkan sumber air bersih tersebut merupakan kepentingan masyarakat bersama.

Dijelaskannya, lokasi tersebut adalah milik salah satu masyarakat Desa Keton atasnama Johari yang mempunyai ahli waris pemilik sah areal sumber air bersih dan juga tempat dilakukan penebangan kayu karena ia memiliki surat grand (peta lokasi tanah) dan untuk saat ini serta kedepannya penebangan dikawasan itu akan dihentikan.

Para pelaku penebangan kayu yang juga  selaku masyarakat tempatan juga sudah menyadari serta meminta maaf atas kecerobohan nya ,dan tidak akan melakukan kegiatan di areal tersebut,walaupun areal tersebut bukan kawasan hutan lindung.

Penebangan kayu yang di lakukan masyarakat selama ini juga adalah suatu kebutuhan untuk kelangsungan kehidupan masyarakat,demi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kepala Desa keton yang akrab di sapa M Rais menjelaskan kawasan hutan desa keton adalah kawasan yang sudah mendapat izin pembebasan kawasan hutan dan beberapa Desa lain di sekitar nya dari pemerintah pusat dengan bertujuan rencana perkebunan.

Ditambahkannya, bahwa masyarakat selama ini juga kesulitan dalam urusan lapangan kerja demi mencukupi kebutuhan ekonomi nya, dan masyarakat juga sudah sejak turun temurun mayoritas bekerja kayu secara tradisional tanpa menggunakan Alat berat demi bertahan hidup.

Semoga dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Lingga bisa memberikan Solusi terbaik untuk kepentingan masyarakat. (NAZILI)
Komentar Anda

Terima kasih telah berkunjung ke PPWInews.com. Silahkan berkomentar dengan sopan. Terimakasih.

Berita Terkini