-->

Pangdam III/Siliwangi Buka Latihan SAR di Mayonif Raider 301/Prabu Kiansantang

REDAKSI

SUMEDANG - Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto memimpin upacara Latihan Potensi SAR yang digelar di aula Kapten S. Herdiman, Batalyon Infanteri Raider 301/Prabu Kiansantang, Senin (1/2/2021).

Bertindak sebagai Komandan Upacara dijabat oleh Danyonif Raider 301/Prabu Kiansantang Mayor Inf Wahyu Alfiyan Arisandi S.Ip , M.Ipol.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto saat membuka Latihan Potensi SAR mengatakan secara geografis wilayah Kodam III/Siliwangi merupakan daerah yang berpotensi terjadi bencana termasuk peristiwa di Sumedang belum lama ini.

Sehingga, sambungnya, Kodam III/Siliwangi terus mengoptimalkan Sumber Daya Manusia (SDM) terutama dalam membantu proses pertolongan dan pencarian terhadap korban bencana.


Melalui pelatihan SAR ini diharapkan prajurit Kodam III/Siliwangi memiliki kemampuan yang handal, profesional guna melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

“kita semua berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mengantisipasi dan bergerak cepat apabila dibutuhkan pada saat terjadi bencana atau musibah, kita selalu siap untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat bersama-sama unsur terkait seperti BPBD, Basarnas, Polri dan lain sebagainya, kegiatan ini akan rutin tiap tahun diselenggarakan," ujar Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto.

Sementara itu, Danyonif Raider 301/Prabu Kiansantang Mayor Inf Wahyu Alfiyan Arisandi mengatakan kegiatan latihan SAR ini merupakan kerjasama antara Kodam III Siliwangi dengan Basarnas.

"Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya dalam membentuk dan melatih potensi SAR prajurit TNI yang siap diterjunkan untuk membantu melakukan tugas pencarian hingga penyelamatan korban bencana," ujarnya.
Kegiatan pelatihan SAR ini, kata Danyonif, diikuti sekitar 50 orang prajurit Kodam III/Siliwangi yang dijadwalkan akan berlangsung selama 6 hari.

"Melalui pelatihan potensi SAR diharapkan dapat meningkatkan kemampuan, soliditas dalam melaksanakan pencarian dan pertolongan secara profesional sinergi serta militant," ujarnya.


Danyonif menjelaskan materi-materi yang diberikan kepada peserta latihan diantaranya berupa medical first responder, akses pertolongan di air, serta bagaimana membawa korban yang sadar ataupun tidak sadar saat dipermukaan air.

"Selain itu ada juga program 5 ribu potensi pencari pertolongan salah satunya penyesuaian kondisi musibah dan banyak lagi materi yang lainnya," sebutnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Pangdam III/Slw Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto (Sebagai Irup), Deputi Sumber Daya Manusia dan Potensi Basarnas Pusat RI, Danrem 062/Tn Muhamad Muchidin, Asintel Kasdam III/Slw Kolonel Inf Enoh Solehudin, Asops Kasdam III/Slw Kolonel Inf Rahman Yadi, Aster Kasdam III/Slw Kolonel Inf Puguh Suwito, S.I.P., Kahubdam III/Slw Kolonel  Chb Ahmad Wihana, Kabekangdam III/Slw Kolonel Cba Susilo Sulistyo Utomo, Kapaldam III/Slw Kolonel Cpl Dwi Sumartono, Kakesdam III/Slw Kolonel Ckm dr. Chairul Syah.

Hadir juga, Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan SE, Dandim 0610/ Sumedang Letkol Inf Zaenal Mustofa, Wakapolres Sumedang Kompol Rita Suwandi, Kepala Basarnas Jabar Deden Ridwansyah, serta tamu undangan lainnya. (Red)

Komentar Anda

Terima kasih telah berkunjung ke PPWInews.com. Silahkan berkomentar dengan sopan. Terimakasih.


Berita Terkini