-->

Mahasiswa Magang 3 Prodi PPKn UMP Diajari Cara Membuat Media Belajar Daring yang Menarik

REDAKSI author photo

Ilustrasi belajar daring. (Antara Foto/Maulana Surya).

BANYUMAS - Semenjak Pandemi hadir, konsep pembelajaran PPKn di SMK N 1 Bojongsari Purbalingga, Jateng juga merambah pola dalam Jaringan (Daring). Terutama untuk kelas yang diampu oleh Guru PPKn Senior Budi Gunawan, S.Pd semuanya Kelas menggunkan alternatif online melalui platfrom Google Classrom.

Mahasiswa program Magang 3 fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Prodi PPKn yang berkesempatan melakukan kegiatan itu juga harus menempuh 'jalan' sama bersama Guru Pamong Pak Budi (sapaan karibnya).

Gayuh Ilham Widadi merupakan satu-satunya Mahasiswa Prodi PPKn asal Kampus biru yang melaksanakan Magang di Sekolah Tingkat Kejuruan di daerah wisata Air Owabong.

Menurut Gayuh, Program Magang 3 tujuan utamanya adalah sebagai wadah mahasiswa melakukan praktik langsung menjadi tenaga pengajar atau guru. Magang tersebut seyogyanya sebagai kesempatan untuk terjun lansung mengimplementasikan teori yang selama ini sudah didapatkan dalam bangku perkuliahan.

Pada hari pertama, Senin (06/10/2020) kemarin, Mahasiswa PPKn UMP tersebut mengaku sudah langsung diberikan arahan untuk memahami cara guru terkait cara mendidik siswanya selama pandemi ini.

"Hari pertama langsung diberikan pemahaman media pembelajaran serta pengertian tentang kultur sekolah, kemudian bagaimana cara guru dalam mengajari murid selama pandemi sejauh ini salah satunya dengan menggunakan video pembelajaran, " Ujar Gayuh

Dia mengaku juga diajari cara membuat video pembelajaran yang dimaksud. Diawali dengan pemberian bekal materi, menyarankan media pembuat video yang mudah dan mendukung, serta murah alias gratisan, lalu dibimbing mengenai rahasia 'tlaten' yang dimiliki Pak Budi.

" Dimulai dari tahapan membuat media mengajar menggunakan Power Point yang menarik minat belajar siswa yakni dengan kombinasi antara style tulisan dengan format ornamen teks yang tersedia di aplikasi. Dan penjelasan bagaimana membuat sajian materi berkualitas dari segi isi hingga tampilan, " Katanya

Lalu di sambung dengan tahapan setelah pembuatan materi Powerpoint sebagai bahan utama pembuatan video belajar tersebut." Setelah membuat bahan materi selesai saya diajarkan untuk mengolah bahan tersebut menjadi video seperti yang dibuat beliau (Pak Budi, red). Untuk merangkai video, diajari dengan aplikasi Kine Master dan sejenisnya, " Ungkapnya

Di ungkapkan, setelah itu, dia diberikan penugasan lanjutan terkait dengan materi yang akan digunakan dirinya sebagai bahan praktik mengajar selama satu bulan kedepan. Untuk platrom media yang digunakan adalah Google Classroom.

Kata Pak Budi, menurutnya, aplikasi Google Classroom efektif dan mudah dipahami oleh siswa, di dalamnya juga terdapat fitur-fitur cukup lengkap namun tidak membingungkan dan fiturnya support konten berbentuk video, jadi sangat mendukung .

Sesuatu yang menarik baginya adalah kratifitas dalam mengemas cara penyampaian belajar oleh guru pamongnya tersebut. Dia rupanya tidak pernah menyangka bahwa guru senior yang kadang kala familiar dengan malas mengotak-atik teknologi karena faktor usia dan kesibukan lain malah berbanding terbalik.

"Saya awalnya tidak menyangka seorang guru sekelas pak Budi dengan tekun membuat media pembelajar sebaik itu. Beliau malah sangat rajin dan teliti dalam mengemas media belajar dari sajian Power Point menjadi konten video pembelajaran disertai audio pendukung. Hebat!  Jadi persepsi saya salah total, hehe.." ujarnya.

Sementara Wakil Kepala Sekolah Reza Pahlevi, S.Kom mengakui bahwa Pak Budi adalah seorang guru yang rajin dalam mengajar serta ulet membuat media pembelajaran berbasis video bersama rekan guru PPKn nya yakni Anwar Hadi Handoyo, S.Pd.

" Mereka berdua adalah guru paling semangat dan rajin ketika mengajar dan membuat video belajar," ucap Beliau saat acara Penyerahan Mahasiswa Magang 3.

Seperti diketahui, Program Magang adalah kegiatan wajib FKIP UMP yang terdiri dari 3 jenis tingkatan program yakni Magang 1 atau Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLP), Magang 2, dan Magang 3. 

Secara tersendiri untuk Magang 3, mereka sudah diwajibkan untuk ikut serta mengajar bersama guru pamong berdasarkan mata studi masing-masing mahasiswa/i terkait. Di SMK N 1 Bojongsari ada sejumlah 13 Mahasiswa yang melaksanakan program tersebut selama 1 bulan kalender mulai tertanggal 5 Oktober sampai 5 November 2020.

Mereka berasal dari 7 Jurusan yaitu Pendidikan Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PPKn, Geografi, Biologi, Sejarah, Matematika dan PGPAUD. Serta dibimbing oleh Dhi Bramasta, M.Pd selaku Dosen Pembimbing Magang (DPM). (gyh)


Komentar Anda

Terima kasih telah berkunjung ke PPWInews.com. Silahkan berkomentar dengan sopan. Terimakasih.


Berita Terkini