Bupati Konawe Selatan Imbau ASN Jadi Pelopor Family Farming

REDAKSI author photo
PPWINEWS.COM, Konsel -  Bupati Konawe Selatan (Konsel), H. Surunuddin Dangga menghimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemda setempat untuk menjadi pelopor Family Farming. 

Hal itu disampaikannya pada saat apel pagi yang dihadiri Wakil Bupati, H. Arsalim Arifin dan diikuti para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta staf di Halaman Upacara Rujab Bupati, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Senin (4/11/2019).

Family Farming sendiri merupakan model pengembangan ketahanan pangan berbasis keluarga, yang diinisiasi Kementan RI Tahun 2014, dengan nama program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Yang dipromosikan Mentan Suswono kala itu dalam forum konsultasi tingkat menteri negara FAO Asia-Pasifik di Chennai, India, kemudian istilahnya diadopsi oleh organisasi pangan dan pertanian dunia (Food and Agricultural Organizational/FAO).

"Sebelumnya, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Konsel sekaligus mengapresiasi atas kinerja OPD, sehingga kegiatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39 kemaren dapat berjalan aman dan sukses," kata Bupati Konsel, H. Surunuddin mengawali sambutannya  saat memimpin apel pagi.

Berkat kerja keras bersama masyarakat dan sinergitas dengan Pemprov dan Kementan, sambungnya, kita mendapat pujian dari para delegasi asing dan Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo serta para Kepala Daerah terkait agenda HPS. Yang tentu dengan sendirinya nama harum Konsel menggema hingga ke mancanegara.

"Jadi patut disyukuri karena melalui HPS secara tidak langsung kita mempromosikan daerah dan unggulan pertanian serta perkebunan kita dengan gratis hingga keluar negeri, tentunya ini menjadi tugas kita kedepan untuk menjadikan Konsel yang lebih baik," ucapnya.

Namun ada beberapa hal yang perlu kita petik dan menjadi catatan yakni, tukas Surunuddin, agar setiap OPD harus lebih berhati-hati dalam mengolah dan menyampaikan data, seperti data kelompok tani serta luasan lahan pertanian, yang harus sinkron antara data dan fakta dilapangan termasuk kelompok usaha lainnya. Dan kesemuanya harus dipublish melalui
Website.

OPD juga harus bisa menyesuaikan pola kerja sesuai tuntutan zaman, yang dulunya hanya dituntut faham administrasi dan memperhatikan tingkat kehadiran, kini kita sudah mengarah kepada bagaimana bekerja cepat, bekerja tepat dan bekerja tuntas, dengan tidak menunda-nunda waktu kerja.

Ia juga menjelaskan bahwa sesuai tujuan dari kegiatan HPS, serta sesuai pesan Menteri untuk mendukung ketahanan pangan, agar kiranya para ASN menjadi pelopor pertanian dengan memberi contoh kemasyarakat yang dimulai dari lingkungan keluarganya sendiri.

"Tahun 2020 kita fokus pada konsep family farming di bantu TP-PKK, dengan membuat kebun dihalaman rumah masing-masing warga, dimana setiap ASN Pemda Konsel harus menjadi pelopor konsep tersebut dengan menjadi panutan dalam kehidupan bermasyarakat, yakni memanfaatkan lahan pekarangannya untuk ditanami berbagai macam komoditas kebutuhan sehari-hari," imbuh Surunuddin.

Dengan konsep family Farming, tandasnya, kita berharap dapat memajukan pertanian sekaligus mengatasi masalah pangan dan dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Dengan manfaat lain dapat menghemat biaya pembelian kebutuhan pokok rumah tangga, serta dapat meningkatkan hubungan baik antar warga melalui kerjasama menjaga dan memanfaatkan lahan pekarangannya. Yang selanjutnya tercapainya target sebagai daerah swasembada pangan berkelanjutan dan terwujudnya Desa Maju Konsel Hebat. (Hasan.B)
Komentar Anda

Terima kasih telah berkunjung ke PPWInews.com. Silahkan berkomentar dengan sopan. Terimakasih.

Berita Terkini