Bupati Konsel: Penyerahaan Bantuan Sarana Prasarana TKM Merupakan Salah Satu Implementasi Pembanguanan Daerah

REDAKSI author photo

PPWINEWS.COM, SULTRA - Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar pelatihan Penciptaan Wira Usaha Baru Paket I Tahun 2019.

Kegiatan yang telah berlangsung 3 (tiga) hari terhitung mulai 24 - 26 Oktober 2019 di Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Lamong Jaya, Kecamatan Laeya ini resmi berakhir dan di tutup oleh Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga di dampingi Wabup, H. Arsalim Arifin, Kadisnakertrans, H. Saala dan Kabag Humas, Gunawan Syah. Senin (28/10/2019) Petang.

Penutupan kegiatan ditandai dengan penyerahan bantuan sarana prasarana Tenaga Kerja Mandiri (TKM) yang diserahkan oleh Bupati Konsel kepada peserta yang telah lulus pelatihan, berupa peralatan kerja seperti, Mesin jahit, Kompressor, Alat Press Ban dan lain sebagainya.

Peserta yang mendapat bantuan berjumlah 20 orang yang terbagi dalam 4 kelompok usaha, masing-masing anggotanya 5 orang yang bergerak di bidang usaha Menjahit (berasal dari Desa Wawosu ggu - Kecamatan Moramo), Meubel Kayu ( Wawowonua - Angata), pembuatan Jok Kursi (Kelurahan Punggaluku - Laeya, dan kelompok usaha Perbengkelan jenis kendaraan roda dua ( Ataku - Andoolo).

Bupati, H. Surunuddin usai menyerahkan bantuan, mengatakan bahwa kebijakan dan strategi bidang ketenagakerjaan Kemenaker RI Tahun 2015-2019 adalah mempersiapkan tenaga kerja yang akan memasuki pasar kerja dan meningkatkan akses pekerja kepada sumber daya produktif, melalui peningkatan keterampilan. "Seperti yang dilakukan saat ini, dengan harapan dapat menciptakan lapangan kerja bagi dirinya sendiri maupun orang lain yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan bagi dirinya, keluarganya dan masyarakat pada umumnya," ujarnya.

Dimana, penyerahaan bantuan sarana prasarana TKM ini merupakan salah satu implementasi pembanguanan daerah, yaitu yang bertumpu pada pengembangan SDM yang mengedepankan konsep produktivitas, yang
mempunyai sikap disiplin, efisien, dan efektif.

"Diharapkan setelah diberikan bantuan dapat terbentuk masyarakat produktif terpadu, dan dapat menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam dunia usaha/wirausaha, usaha ekonomi kreatif, dan berkembangnya jaringan dan kemitraan sehingga produktifitas masyarakat dan sejahtera menuju Desa Maju Konsel Hebat," tandas Surunuddin.

Sedangkan menurut Kadisnakertrans  Konsel, Saala, bahwa penerima bantuan diberikan setelah mengikuti pelatihan dan dianggap lulus, dengan indikator penilaian keberhasilan peserta diantaranya, tingkat kehadiran yang baik sejak awal hingga berakhirnya pelatihan, tingkat disiplin yang tinggi, dan partisipasi saat menerima materi menunjukkan kegairahan dan antusias yang tinggi

Adapun materi yang di suguhkan, jelasnya, yakni konsep dasar kewirausahaan, manajemen SDM, SDA dan Keuangan beserta aplikasinya, serta materi teknis sesuai potensi kelompok usahanya. Dengan tujuan untuk menciptakan wira usahawan baru di Konsel.(Hasan.B)
Komentar Anda

Terima kasih telah berkunjung ke PPWInews.com. Silahkan berkomentar dengan sopan. Terimakasih.

Berita Terkini