Ketum Koperasi MNT dan Tim KKP Sambangi Lokasi Rencana Budidaya Ikan Lele Sistem Bio Flog di Pasuruan

REDAKSI author photo
PPWINEWS.COM,PASURUAN - Ketua Umum Koperasi Multidaya Nusantara Tiga (MNT) bersama tim dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyambangi lokasi yang direncanakan untuk budidaya Ikan Lele dengan sistem Bio Flog cabang MNT Pasuran, Kamis (12/9).

Saat ditemui ketum koperasi multidaya nusantara tiga yang akrab dengan panggilan gus mengatakan." sebagai langkah awal kami akan bangun 25 kolam bundar dengan luas diameter 4 (4D) dari perencanaan kami bangun 100 kolam dari target kami akan selesai bulan oktober 2019 sudah kami realisasi kan semua" ujarnya.

"kami ingin inovasikan ini agar bisa berkembang dan bisa buat percontohan, desa sekitar, apa lagi sistem yang kami realisasikan sangat lengkap,mulai dari pembibitan, pendampingan dan penjualan hasil dari ternak ikan lele nya", terangnya.

Ditempat yang sama A. Rofiq dari pihak kementrian kelautan dan perikanan menyampaikan." potensi, ternak lele didesa gunung sari sangat luar biasa untuk dikembangkan dengan sistem modren, sy lihat langsung para petani pembudidaya ikan lele disini."ungkapnya

"saya lihat masih banyak yang mengunakan pakan alternative, padahal pakan seperti itu tidak terkontrol nutrisi untuk dikonsumsi ikan, sehingga ikan dengan mudah nya terkena penyakit." Ujarnya.

Harapan A.rofiq kedepannya agar kerjasama dengan MNT cabang pasuran bisa memberikan sosialisasi serta solusi, tentang budidaya ikan lele lebih modren."ringkasnya

Diakhir pembicaraan Ketua umum koperasi multidaya nusantara tiga berpesan ke ketua MNT cabang pasuran" seluruh anggota dan pengurus MNT cabang pasuran setiap menjalankan pekerjaan harus iklas, transfaran, jujur, dalam menjalankan tugas yang saya berikan, bertujuan menuju revolusi ekonomi kerakyatan"pesanya.

"satu lagi saya ingatkan jangan ada kepentingan dalam menjalankan tugas yang saya percayakan,agar kamu tidak hancur dalam menjalankan MNT dicabang pasuruan" tambahnya.

Pesan moral yang disampaikan oleh Ketua umum koperasi dapat dijadikan pegangan serta modal untuk menuju revolusi perekonomian kerakyatan, dengan tujuan membangun Koperasi Multidaya Nusantara Tiga yang lebih besar dan Merdhika lahir dan Batin. (M. Handoko motim)
Komentar Anda

Terima kasih telah berkunjung ke PPWInews.com. Silahkan berkomentar dengan sopan. Terimakasih.

Berita Terkini