Polisi dan Masyarakat Gelar Jumat Bersih di Masjid Al Muhajirin Kecamatan Rundeng

REDAKSI author photo

PPWI, SUBULUSSALAM - Anggota Polri jajaran Polsek Rundeng, Polres Aceh Singkil bersama warga sekitar  melaksanakan kegiatan Jumat bersih di Mesjid Al Muhajirin, Desa Lae Pemualan, Kota Subulussalam, Aceh. Jumat (5/10/2018).

Kegiatan jumat bersih bertujuan untuk mempersiapkan masjid menjelang pelaksanaan Ibadah shalat Jum'at, dan meningkatkan kembali semangat gotong royong di dalam lingkungan masyarakat Rundeng Kota Subulussalam," kata Kapolres Aceh Singkil AKBP Andrianto Agramuda S.I.K melalui Kapolsek Rundeng, Ipda Mulyadi,S.H.

Melalui kegiatan Jum'at bersih lajut Kapolsek Rundeng, diharapkan dapat terjalin hubungan silaturrahmi antar anggota Polri dengan tokoh agama maupun dengan masyarakat di Desa Pemualan.

"Kepada masyarakat dan pihak yang terkait lainnya agar tidak menyebar berita Hoax ataupun ikut terpengaruh dengan berita hoax yang dinilai daat memecah belah bangsa dan kerukunan antar warga," imbau Kapolsek.

Ia juga mengajak kepada semua pihak agar ikut serta aktif didalam membudayakan kegiatan gotong- royong salah satunya dengan sasaran pembersihan Masjid maupun lingkungan sekitar.

Semoga lanjutnya, budaya Jumat Bersih bisa terus terjaga di wilayah Polsek Rundeng, sebab perilaku hidup bersih sangat menentukan pola hidup sehat di lingkungan.

"Apalagi tempat kerja masing-masing, karena lingkungan tempat kerja yang bersih dan sehat akan mendukung kinerja anggota Polri," ujarnya.

Selama pelaksanaan kegiatan pembersihan di Masjid Al- Muhajirin Desa Pemualan, disambut baik oleh tokoh agama dan warga sekitar, bahkan warga juga ikut berpartisipasi dalam  kegiatan Jumat bersih.

"Jum'at bersih yang dilaksanakan di Masjid Hamsyah Fansyuri ini juga dihadiri Camat Rundeng, personil Polsek Rundeng maupun warga Desa Lae Pemualan," tutup IPDA Mulyadi. (Jamaluddin).

Sumber: Polsek Rundeng


Komentar Anda

Terima kasih telah berkunjung ke PPWInews.com. Silahkan berkomentar dengan sopan. Terimakasih.

Berita Terkini